Wednesday, December 21, 2011

Sepeda kok Bisa Manjat??



Pernah mendengar sepeda panjat atau trial bike? Ini merupakan slaah satu olahraga ekstrem yang tidak banyak lagi digeluti. Cabang olahraga ini mengandalkan kesemibangan dan ketepatan sekaligus melatih kekuatan fisik serta ketahanan atau endurance. Keuntungannya juga untuk membuat tubuh ideal (atletis buat cowo) khususnya otot tangan dan tubuh bagian atas. Wah, cocok banget nih buat cowo-cowo yang merasa badannya tidak six pack lagi, berkurang menjadi one pack akibat lembur tugas yang bejibun.

Salah satu factor penting dalam trial bike adalah, tentu saj SEPEDA!!! Benda beroda dua itu tidak sembarangan bisa digunakan untuk trial bike. Harus menggunakan sepeda dengan spesifikasi tertentu demi keamanan  dan kemudahan. Ciri khas sepedanya antara lain, rem yang kuat, ukuran stang lebar, parts yang ringan. Menggunakan single speed dengan gear lecepatan rendah dan model frame yang khas, dan salah satu yang unik adalah biasanya trial bike dirancang tanpa jok karena difokuskan kepada gerakan tubuh pengendaa. Harga sepeda seperti ini cukup mahal, berkisar hingga 3 juta ke atas.


Untuk menguasai trial bike, ada tiga fase yakni fase 1, fase 2 dan fase 3. Pada fase pertama, ada bebrapa skill dasar seperti :
trackstand (menahan sepeda dalam posisi diam), rocking (menggoyang ban depan dan belakang secara bergantian), lalu ada hopping (melompat dengan dua roda depan belakang bergantian) ada Winnie willie drop (melompat dan berdiri dengan roda belakang), side hop ( lompatan menyilang) dan beberapa lagi lainnya.
Fase kedua, perlu menguasai skill yang lebih ekstrim lagi seperti :

Bunny hop (lompatan kelinci), Side hop advance (lompatan menyamping) ada juga gerakan Zab tab (melompat naik ke halangan), Round wheel hop ((berdiri dengan satu roda) lalu ada pula front wheel hop (berdiri diatas roda depan), Pedal Kick (maju ke depan dengan melompat-lompat), Rock walk (memutar ban belakang dilanjutkan ke ban depan dengan posisi berdiri).

Tidak hanya gerakan berdiri dan melompat saja, namun juga ada gerakan 360 yakni melompat dengan gerakan memutar 360 derajaat dan 360 exit (gerakan memutar 360 derajat dan jatuh dalam posisi pedaling)
Untuk fase ketiga ini lebih kearah imajinatif. Yakni menggabungkan skill dan imajinasi untuk melewati berbagai rintangan. Dalam fase ini pula, para professional akan menciptakan trik-trik baru. Bagaimana? Tertarik mencoba??

No comments:

Post a Comment