Thursday, December 22, 2011

Maju TAPI Tidak Maju-Maju!!!


Maju TAPI Tidak Maju-Maju!!!

Pernah membayngkan, siapakah Negara penyumbang polusi terbesar di dunia? Apakah negeri kita??
Kita banyak memikirkan bahwa sejatinya negara-negara berkembang seperti kita merupakan penyumbang polusi tinggi di dunia. Namun anggapan tersebut ternyata salah looo…. Negara penyumbang polusi besar justru negara-negara maju.

Sumber yang didapatkan dari  Maplecroft menjelaskan bahwa China adalah penyumbang polusi terbesar di dunia sekitar 9.441 megatron karbon dioksida. Buaaaaanyaaaaak banget kan? Diisusul  oleh Amerika Serikat dengan polusi sebanyak 6,539 megatron karbon dioksida. Pada tembat ketiga ada India dengan jumkah polusi sekitar spetiga dari Amerika Serikat. Selanjutnya Rusia yang tak jauh beda dengan india. Di posisi kelima Jepang sebanyak 1.203 megatron karbon dioksida, dan yang keenam ada brazil dengan selisih tipis oleh Jepang. 

Ketikanegara berkembang melakukan suatu pemanfaatan hutan sebagai sarana pertanian, banyak kritik yang menghinggapi. Padahal, negara seperti brasil juga telah meringankan persyaratan mengenai penggunaan lahan lewat revisi UUnya demi kemajuan perekonomian agar dapat bersaing tehadapa Argentina dan AS. Hal ini sangat bertolakbelakang dengan niat pengurangan polusi dan perusakan hutan yang harus disepakati. Kedua hal tersebut saling bertolak belakang dan memiliki alas an yang sama kuat untuk saling mengalahkan.
Kini, apakah kita harus mengalah pada arogansi untuk merelakan bumi satu-satunya tempat yang kita tinggali ini menjadi semakin parah dengan adanya negara yang berapi-api untuk mensejahterakan rakyatnya. Di satu sisi, merupakan amanah yang harus diemban oleh seorang pemimpin untuk membawa rakyat ke perekonomian lebih baik. 

Menurut saya, bukan suatu kebijakan yang baik apabila kita mengambil keputusan tanpa memperhitungkan dampak yang kemungkinan akan terjadi kelak. Kelangsungan hidup kita sebagai manusia patut kita jaga, oleh siapapun tanpa terkecuali. Mau negara maju, negara berkembang, bahkan negara miskinpun, selama kita menjejakkan kaki di bumi ini,kita memiliki andil yang sama besar untuk saling menjaga demi kepentingan bersama. Sungguh lucu jika kita hanya memikirkan diri sendiri, yang  bahkan pada akhirnya kita akan terkena konsekuensi buruk dari perbuatan kita senidiri.

No comments:

Post a Comment