Maju TAPI
Tidak Maju-Maju!!!
Pernah
membayngkan, siapakah Negara penyumbang polusi terbesar di dunia? Apakah negeri
kita??
Kita banyak
memikirkan bahwa sejatinya negara-negara berkembang seperti kita merupakan
penyumbang polusi tinggi di dunia. Namun anggapan tersebut ternyata salah
looo…. Negara penyumbang polusi besar justru negara-negara maju.
Sumber yang
didapatkan dari Maplecroft menjelaskan
bahwa China adalah penyumbang polusi terbesar di dunia sekitar 9.441 megatron
karbon dioksida. Buaaaaanyaaaaak banget kan? Diisusul oleh Amerika Serikat dengan polusi sebanyak
6,539 megatron karbon dioksida. Pada tembat ketiga ada India dengan jumkah
polusi sekitar spetiga dari Amerika Serikat. Selanjutnya Rusia yang tak jauh
beda dengan india. Di posisi kelima Jepang sebanyak 1.203 megatron karbon
dioksida, dan yang keenam ada brazil dengan selisih tipis oleh Jepang.
Ketikanegara
berkembang melakukan suatu pemanfaatan hutan sebagai sarana pertanian, banyak
kritik yang menghinggapi. Padahal, negara seperti brasil juga telah meringankan
persyaratan mengenai penggunaan lahan lewat revisi UUnya demi kemajuan
perekonomian agar dapat bersaing tehadapa Argentina dan AS. Hal ini sangat
bertolakbelakang dengan niat pengurangan polusi dan perusakan hutan yang harus disepakati.
Kedua hal tersebut saling bertolak belakang dan memiliki alas an yang sama kuat
untuk saling mengalahkan.
Kini, apakah
kita harus mengalah pada arogansi untuk merelakan bumi satu-satunya tempat yang
kita tinggali ini menjadi semakin parah dengan adanya negara yang berapi-api
untuk mensejahterakan rakyatnya. Di satu sisi, merupakan amanah yang harus
diemban oleh seorang pemimpin untuk membawa rakyat ke perekonomian lebih baik.
Menurut saya,
bukan suatu kebijakan yang baik apabila kita mengambil keputusan tanpa
memperhitungkan dampak yang kemungkinan akan terjadi kelak. Kelangsungan hidup
kita sebagai manusia patut kita jaga, oleh siapapun tanpa terkecuali. Mau
negara maju, negara berkembang, bahkan negara miskinpun, selama kita
menjejakkan kaki di bumi ini,kita memiliki andil yang sama besar untuk saling
menjaga demi kepentingan bersama. Sungguh lucu jika kita hanya memikirkan diri
sendiri, yang bahkan pada akhirnya kita
akan terkena konsekuensi buruk dari perbuatan kita senidiri.
No comments:
Post a Comment