Jumat, 16
Desember 2011 menjadi hari yang bersejarah untuk lembaga independen Indonesia
yang tugasnya nggak kalah luar biasa daripada tugas alpro, KI, SFB dan matdis
kita yang menggunung. :D
“KPK”
Lima pimpinan
KPK telah dilantik didepan Presiden kita Susilo Bambang Yudhoyono. Para pemburu
tikus ini, ups, pemburu koruptor ini akan memanggul tugas mahaberat dipundak mereka. Kelimanya adalah,
Bapak Abrahan Samad sebagai ketua KPK, Bapak Busyro Muqoddas, Zulkarnain,
Bambang Widjojanto dan Adnan Pandu Praja sebagai wakil ketua KPK.
Agenda besar
telah menanti mereka, setidaknya ada lima peer yang harus segera dituntaskan,
yakni :
1. Menetapkan tersangka baru kasus yang diotaki koruptor
kelas paus (karena kakap kurang gede) M.Nazaruddin dari dugaan suap wisma atlet
SEA Games, proyek Hambalang, hingga pengadaan alat laboraturium di beberapa
perguruan tinggi negeri.
2. Menuntaskan penyelidikan kasus Century (yang terkenal
itu loh) kabarnya korupsi dana talangan mencapai 6,7 miliar
#bussseeeeeeetttt bisa buat beli
donat untuk penduduk satu pulau jawa sampai blenger
3. Mengusut dugaan keterlibatan Miranda Goeltom dan pihak
ketiga sebagai penyandang dana terkait kasus cek perjalanan dalam pemilihann
Deputi Gubernur Senior Bank Indoneisa Nunun Nurbaeti
#wihhh semangat yaa bapak!!
4. Mengoptimalkn fungsi penanganan perkara untuk koruptor
di wilayah daerah (kepala-kepala daerah)
#ternyata yang diluar Ibukota nggak mau kalah juga
5. Menyelesaikan ribuan pengaduan masyarakat terkait
dugaan kasus korupsi
#Tuhaaannn ternyata masih enak kuliah meski tugasnya bejibun
Fiuh, keren
sekali rintangan yang menghadang kelima bapak-bapak tangguh dan luar biasa ini.Kelimanya
telah bersumpah dihadapan pak SBY untuk mewakafkan diri dan tidak peduli
tentang segala adanya intervensi seperti yang dikutip dari penegasan bapak
Abraham. Beliau juga mengatakan bahwa KPK kali ini adalah KPK yang tangguh,
berani, dan professional. Tentu saja, keberhasilan KPK tidak akan terjadi
apabila tidak ada kerjawama tim yang baik antar mereka, menurtu bapak
BambangWidjojanto, “ Seperti dalam reli Paris-Dakkar, driver dan navigatornya
harus kompak. Dalam reli itu banyak jebakan, Jadi soliditas itu penting. Kami
ingin semua membawa manfaat bagi kemaslahatnan publik.” KPK kali ini HARUS
KOMPAK!!!!!
Besar sekali
harapan dan kepercayaan kami sebagai rakyat Indonesia terhadap beliau –beliau
yang telah berani mengabdikan diri demi tegaknya keadilan di negeri tercinta
ini. Semoga, tugas-tugas tersebut dapat selau menjadi komitmen untuk
diselesaikan, dan kelak, para penerus bangsa ini dapat lebih menegakkan
keadilan dan tangguh seperti kelima bapak pemimpin KPK yang baru.
No comments:
Post a Comment