Thursday, December 22, 2011

Mengapa Penampilan Begitu Penting??


Mungkin kita dapat berpendapat bahwa penampilan merupakan suatu hal yang sepele dan tidak perlu terlalu diperhatikan alias semau gue. Kenyataannya, penampilan sangat tercermin dari diri kita sendiri. Tentu saja, kita memiliki taste tersendiri dalam berpakaian yang belum tentu antar satu orang dengan yang lain memiliki selera yang sama persis. Meski kita seringkali meyakini kutipan ini “Don’t judge a book by it’s cover” that’s true tapi bagaimanapun, penilaian pertama menentukan penilaian kita terhadap hal selanjutnya yang kita ketahui. Percaya atau tidak, kita secara tidak sadar menilai orang dari penampilan luarnya untuk kali pertama, sebelum mengenalnya lebih dalam. Tahu kenapa? Tentu saja kita tidak mengenalnya lebih dari penampilan yang berbicara secara verbal dan langsung ketika pertama kali bertemu karena kita tidak tahu apapun tentangnya selain itu!

Why? Sekali lagi, ini hanya untuk orang yang ingin orang memberikan penialain baik kepadanya untuk kali pertama. Sebenarnya, satu hal verbal lain yang bisa langsung dinilai oleh orang lain sebelum berkenalan adalah, tingkah lakunya. Inilah yang sulit. Jika kita bisa menutupi kebenaran tentang diri sendiri melalui penampilan, terkdang kita tidak berhasil menutupi kebenaran diri kita melalui tingkah laku. Memang benar, hal tersebut dapat dibuat-buat, tapi apakah selalu dan akan terus dibuat-buat? Bila ya, maka kita sedang melakukan pembiasaan diri terhadap sikap kita yang baru dan akan terus kita biasakan tanpa sadar.

Kembali pada soal penampilan. Mengapa begitu penting? Ada hal lain yang menjadi manfaat dari penampilan selain dapat merubah persepsi orang lain mengenai diri kita.yakni, kita dapat mempengaruhi. Apakah benar? Coba saja. Kita dapat memberi pengaruh ke sekitar kita hanya dari penampilan. Wah…. Hal itulah mengapa semua penipu selalu berpenampilan baik, agar kita percaya padanya-tentu saja- . Bayangkan saja, kita akan sangat sulit memercayai seorang dokter yang aan memeriksa kita apabila ia berperawakan gondrong seperti limbad dengan jenggot serta kumis lebat dan memakai beberapa cincin akik padahal beliau adalah seorang PhD, doktor yang sangat qualified dan baik hati. Itulah gunanya penampilan. 

Setiap orang berhak merepresentasikan dirinya seperti yang dia inginkan. Tapi percayalah tak semuanya baik untuk diri kita. Seperti halnya dalam pekerjaan, mau tak mau kita harus menyesuaikan diri agar bisa dipercaya oleh orang lain dan memperoleh penghidupan yang layak. SEgala yang kita anggap baik belum tentu baik. Sebagai contoh, tak mungkin seorang model menolak dirias menjadi seorang yang menurutnya tidak sesuai dengan jati dirinya. Oleh karena itu, berpenampilanlah sesuai situasi yang tepat.  Tetaplah memperhitungkan penampilanmu seperti apa yang kau harapkan orang lain menilai dirimu.

No comments:

Post a Comment