Sebenarnya bukanlah hipnotis, namun kita
menyugesti pikiran alam bawah sadar kita agar melakukan suatu hal. Wah,
bagaimana agar bisa masuk ke dalam alam bawah sadar? Manusia memiliki empat
fase gelombang otak ketika otak sedang bekerja. Yang pertama ialah beta.
Gelombang ini cukup besar, antara 12-30 Hz. Kita akan berada dalam lingkup beta
katika sedang melakukan suatu pekerjaan secara sadar dan diliputi stres,
seperti kegiatan sehari-hari yang memerlukan konsentrasi tinggi.
Gelombang yang kedua adalah alfa. Gelombang ini
berkisar antara 8-12 Hz, ini adalah kondisi ideal untuk belahar, karena pikiran
kita sedang rileks dan tenang. Bisa disebut pula, gelombang ini meruapakan
jembatan antara kondisi sadar dan bawah sadar.
Yang ketiga adalah teta, berkisar 4-8 Hz. Inilah
yang disebut dengan kondisi bawah sadar. Dalam fase inilah manusia mengalami
fase meditatif dan sangati ideal untuk menerima informasi. Kondisi ini hampir
sama dengan tidur.
Keempat adalah delta antara 0,...-4 Hz. Kondisi
ini digambarkan dengan lepesnya kesadaran atau tidur tanpa mimpi.
Kondisi bawah sadar kita mempunyai beberapa sifat,
antara lain, imajinasi dan kenyataan tidak ada bedanya. Inilah mengapa orang
dalam kondisi bawah sadar mau melakukan hal imajinatif. Kemudian, kita tidak
bisa berbohong jika berada dalam fase ini, uya kuya banget kan? Ada beberapa
sifat lainnya juga.
Relaksasi saat kondisi bawah sadar ini memiliki
manfaat, yakni dapat menyugesti pikiran sesorang. Nah inilah yang dimanfaatkan
untuk melatih pengembangan diri. Dengan memberi pikiran-pikiran positif
terhadap alam bawah sadar kita, maka kita dapat menjadi sesuai apa yang
disugestikan. Wah keren banget ya...tapi tidak hanya keuntungan juga yang dapat
diperoleh. Banyak pelaku kejahatan juga memanfaatkannya untuk menipu. Seperti
gendam dan hipnotis, nyeremin banget kan, tapi hati-hati saja dan tetap
waspada. Tetap saja pikiran bawah sadar adalah anugerah luar biasa keren yang
diberikan Tuhan kepada kita
No comments:
Post a Comment