Friday, December 23, 2011

Cadangan Migas Indonesia Kian Merosot


Indonesia makin galau. Cadangan minyak akan terus menurun. Tentu saja karena minyak adalah sumber daya yang sulit untuk diperbarui. Untuk itu, eksplorasi cadangan minyak harus ditingkatkan. Disamping itu, pengadaan sumber daya alternatif juga harus semakin gencar.

Seperti yang telah disampaikan oleh Deputi Pengendalian Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi Rudi Rubiandini Minggu (18/12/2011) di Jakarta, Cadangan terbukti per 1 Januari 2011 adalah 4,039 miliar barel untuk minyak dan 104,7 triliun standar kaki kubik gas bumi. Per 1 Januari 2012, cadangan diperkirakan merosot cukup tajam menjadi 3,925 miliar barel minyak dan 104,5 triliun kaki kubik gas.

Wiiiihhh berkurang banyak sekali ternyata. Melihat kondisi seperti ini peningkatan eksplorasi harus serius dilakukan. Di tahun 2011, tambahan cadangan dari 215,5 juta barel minyak dan 2,86 triliun gas bumi. Padahal, produksinya 329,9 miliar barel minyak dan 3,08 triliun kaki kubik gas.

Untuk peningkatan eksplorasi di wilayah kerja produksi, pihak Pengendalian Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi mengajak kontraktor kontrak kerja sama (KKS) untuk mengutamakan program eksplorasi di lahan tidur. Selain itu, agar kegiatan eksplorasi area marginal dan frontier lebih menarik, BP Migas berencana mengajukan rumusan kriteria insentif. Untuk peningkatan eksplorasi di wilayah yang sudah dieksplorasi, BP Migas akan bekerjasama dengan komitmen pasti.

No comments:

Post a Comment